Minggu, 19 April 2009

sebuah keluarga di gereja

tadi pagi
mereka terdiri dari papa mama dan 2 anak nya laki dan perempuan yang  usia nya masi kecil mungkin hanya sekitar 6 dan 4 tahun,
mereka duduk di depan ku, di dpn gereja karena kami sama2 terlambat datang ke gereja hari ini,
ga ada yg special dari keluarga kecil itu
sang papa duduk sambil memangku si perempuan yang baru kusadari seperti nya sedang ga enak badan, jadi ia seperti anak monyet yang menggantung, di gendong oleh sang papa yang sedang duduk
sang mama duduk di sebelah nya dengan 2 tas selempang nya yang berisi bermacam2 alat2 yang di perlu di bawa untuk keperluan kedua buah hati, si laki di sebelah sang mama begitu berisik dengan mobil dan mainan nya, dan sibuk mencorat coret kertas yang di bawa oleh sang mama di kursi dia, si laki begitu nakal dan seperti nya aga susah di atur dan sang mama hanya membiarkan tingkah laku anak laki2 nya itu sembari sesekali memperingatkan untuk bisa diam walaupun ga berhasil

aku duduk di belakang mereka, sepintas ku lihat ini kah yang dilakukan semua manusia menjadi dewasa dan mempunyai anak, seolah2 dunia sang mama dan papa udah habis di isi sama anak2 nya, di benak ku terlintas apa mereka bahagia? dengan keadaan yang mereka jalani sekarang? apa mereka bersuka cita atas keadaan itu? atau kah hanya menjalani keadaan yang emang harus nya di jalani, apakah nanti aku juga akan sama seperti mereka?

sepanjang misa di gereja si laki ga bisa diem dengan diri nya, sibuk dengan mainan nya atau kalau ga mengisengi sang mama dengan memain2kan rambut sang mama atau mencubit halus pipi sang mama, sementara sang papa masi terus menggendong si perempuan. hidup seperti itukah yang harus atau akan di jalani tiap orang di dunia ini?

ketika misa dah akan usai, aku masi liat tingkah laku keluarga itu, aku kemudian sekilas liat sang papa tersenyum dengan pola si laki dan itu menunjukkan seolah olah dia begitu bahagia dengan keadaan nya, ya mereka bahagia meski pun dengan tingkah pola si laki

kadang apa yang di liat oleh mata cuman mencerminkan sedikit apa yang sebenarnya terjadi, ku pikir keadaan sebuah keluarga tadi tidak membahagiakan, tapi melihat senyuman itu, ya itu bahagia
mungkin tergantung dari diri kita sendiri gimana mo menafsirkan bahagia itu kaya apa
aku bahagia kah? aku bahagia karena aku sekarang disini dengan keadaan ku ini, tapi tetap ini belum kebahagiaan 100%, tapi yang jelas aku tau ada kebahagiaan yang menunggu kita di luar sana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku bisa apa?

Inilah ungkapan perasaan dan pikiran wanita usia 34tahun yang telah 3 tahun lebih menikah  dan sedang menantikan supaya bisa segera hamil. ...